Melaksanakan ibadah Umroh untuk pertama kalinya merupakan momen yang sangat dinantikan sekaligus mendebarkan bagi setiap muslim. Agar perjalanan ibadah Anda berjalan lancar, sah secara syariat, dan memberikan ketenangan batin, memahami tata cara manasik Umroh adalah langkah krusial yang tidak boleh dilewatkan.
Umroh secara bahasa berarti berkunjung, sedangkan secara istilah adalah berkunjung ke Ka'bah (Baitullah) untuk melaksanakan ibadah tertentu yang diawali dengan ihram. Berikut adalah panduan manasik Umroh praktis yang dirangkum oleh Mumtaz Madaniah Utama khusus untuk Anda yang baru pertama kali berangkat.
Rukun Umroh yang Wajib Diketahui
Rukun Umroh adalah rangkaian amalan yang harus dilakukan dan tidak boleh ditinggalkan. Jika salah satu rukun tidak dilaksanakan, maka ibadah Umrohnya tidak sah. Terdapat 4 rukun utama dalam Umroh:
- Ihram: Berniat untuk memulai ibadah Umroh dengan mengenakan pakaian ihram di Miqat.
- Tawaf: Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali putaran.
- Sa'i: Berjalan kaki atau berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali.
- Tahallul: Mencukur atau memotong sebagian rambut kepala.
- Tertib: Melaksanakan seluruh rukun di atas secara berurutan.
Langkah-Langkah Praktis Pelaksanaan Umroh
1. Persiapan dan Memulai Ihram dari Miqat
Sebelum berniat ihram di tempat yang ditentukan (Miqat), jamaah disunnahkan untuk melakukan persiapan fisik:
- Mandi besar (mandi junub) dan berwudhu.
- Memotong kuku dan merapikan jenggot atau rambut kumis.
- Menggunakan wewangian di badan (bagi pria, sebelum mengenakan pakaian ihram).
- Mengenakan pakaian ihram. Bagi pria, berupa dua lembar kain putih tanpa jahitan. Bagi wanita, pakaian yang menutup aurat secara sempurna dan menyisakan wajah serta telapak tangan terbuka.
Setelah sampai di Miqat (misalnya Bir Ali bagi jamaah yang dari Madinah, atau Yalamlam bagi jamaah yang langsung ke Jeddah), lakukan shalat sunnah ihram dua rakaat, kemudian lafadzkan niat Umroh:
"Labbaykallahumma 'Umratan" (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumroh).
Setelah niat ini diucapkan, jamaah telah resmi memasuki keadaan ihram dan wajib mematuhi seluruh larangan ihram (tidak boleh memotong rambut/kuku, menggunakan wewangian, bertengkar, berhubungan suami istri, dll) serta memperbanyak membaca kalimat Talbiyah sepanjang perjalanan menuju Makkah.
2. Melaksanakan Tawaf di Masjidil Haram
Setibanya di Masjidil Haram, masuklah dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Sebelum mulai Tawaf, pastikan wudhu Anda tidak batal.
- Tawaf dimulai dan diakhiri di sudut Hajar Aswad.
- Bagi pria, disunnahkan membuka bahu kanan (Idhtiba') sepanjang Tawaf.
- Putari Ka'bah sebanyak 7 kali putaran berlawanan arah jarum jam (Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah).
- Disunnahkan membaca doa dan berdzikir sepanjang tawaf. Setiap melewati rukun Yamani hingga Hajar Aswad membaca doa sapu jagat: "Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah waqina 'adzaban-nar".
- Setelah selesai 7 putaran, rapikan kembali pakaian ihram Anda lalu lakukan shalat sunnah Tawaf dua rakaat di belakang Makam Ibrahim (jika memungkinkan) atau di bagian mana saja di Masjidil Haram. Disunnahkan pula meminum air zamzam setelahnya.
3. Melaksanakan Sa'i dari Safa ke Marwah
Ibadah Sa'i meneladani perjuangan Siti Hajar mencari air untuk putranya, Nabi Ismail AS.
- Sa'i dimulai dari Bukit Safa. Jamaah berjalan menuju Bukit Marwah (dihitung sebagai 1 putaran). Dari Marwah kembali ke Safa (dihitung putaran ke-2), dan seterusnya hingga berakhir di Bukit Marwah pada putaran ke-7.
- Di antara pilar hijau (lampu hijau), jamaah pria disunnahkan untuk berlari-lari kecil, sedangkan jamaah wanita berjalan biasa.
- Perbanyak doa dan dzikir selama perjalanan Sa'i. Ibadah ini tidak mensyaratkan suci dari hadats, sehingga wanita haid pun diperbolehkan melaksanakannya.
4. Tahallul (Mengakhiri Ihram)
Tahallul adalah penutup ibadah Umroh sekaligus penanda bahwa larangan ihram telah dibebaskan.
- Dilakukan dengan mencukur atau memotong rambut di Bukit Marwah.
- Bagi pria, disunnahkan untuk mencukur gundul (Halaq) atau memotong pendek (Qashr) seluruh rambut secara merata.
- Bagi wanita, cukup memotong rambutnya sepanjang ruas jari (sekitar 2 cm).
Tips Tambahan untuk Pemula
- Jaga Stamina: Umroh adalah ibadah fisik yang membutuhkan banyak berjalan. Mulailah rutin jalan kaki ringan beberapa minggu sebelum keberangkatan.
- Ikuti Arahan Muthawwif: Jangan sungkan bertanya kepada pembimbing ibadah (Muthawwif) dari travel Anda agar langkah ibadah Anda benar-benar terjaga.
- Hafalkan Doa Dasar: Meskipun doa bisa dibaca dari buku panduan, menghafal doa-doa dasar akan membuat Anda lebih fokus dan khusyuk saat Tawaf dan Sa'i.
Melalui bimbingan manasik yang intensif dan pembimbing berpengalaman, PT Mumtaz Madaniah Utama berkomitmen membantu para jamaah memahami setiap detail rukun ibadah dengan mudah. Kami siap mengawal perjalanan spiritual Anda dari Depok dan Bekasi menuju Baitullah dengan amanah dan nyaman. Hubungi kami untuk jadwal keberangkatan terdekat!


