Lewati ke konten utama
Kembali ke Blog

Keutamaan & Sejarah Masjid Quba: Masjid Pertama dalam Islam

27 Juni 2026•Diposting oleh Tim Mumtaz
Keutamaan & Sejarah Masjid Quba: Masjid Pertama dalam Islam

Saat jamaah Haji dan Umroh berada di Madinah Al-Munawwarah, selain beribadah di Masjid Nabawi, salah satu destinasi ziarah luar kota yang wajib dikunjungi adalah Masjid Quba. Terletak sekitar 3-5 kilometer di sebelah selatan Masjid Nabawi, masjid yang didominasi warna putih bersih ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam sejarah perkembangan Islam.

Masjid Quba bukan sekadar bangunan bersejarah biasa, melainkan tonggak pertama arsitektur peribadatan umat Islam yang dibangun langsung oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah ulasan sejarah dan keutamaan Masjid Quba dari Mumtaz Madaniah Utama.


Sejarah Singkat Berdirinya Masjid Quba

Masjid Quba dibangun pada tahun pertama Hijriah (sekitar 622 Masehi) saat Rasulullah SAW melakukan perjalanan hijrah yang bersejarah dari kota Makkah menuju Madinah.

Sebelum memasuki pusat kota Madinah (dahulu bernama Yatsrib), Rasulullah SAW beserta para sahabat Muhajirin singgah di sebuah desa kecil bernama Quba selama beberapa hari. Di desa inilah beliau tinggal di rumah keluarga Kalsum bin Hadam dari kabilah Amr bin Auf.

Untuk menandai kehadiran umat Islam dan sebagai pusat kegiatan ibadah berjamaah yang pertama kalinya dilakukan secara terang-terangan, Rasulullah SAW memprakarsai pembangunan sebuah masjid. Beliau ikut serta secara fisik mengangkut batu-batu dan meletakkan batu pertama pembangunan pondasi masjid tersebut, dibantu oleh para sahabat Muhajirin dan Anshar.

Allah SWT memuji ketulusan niat pembangunan masjid ini dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 108:

"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih."


Keutamaan Istimewa Shalat di Masjid Quba

Melaksanakan shalat di Masjid Quba memiliki keutamaan pahala yang sangat luar biasa besar, setara dengan melaksanakan ibadah Umroh sekali.

Keutamaan agung ini disabdakan langsung oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Tirmidzi:

"Barangsiapa yang bersuci (berwudhu) di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu melaksanakan shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala melakukan ibadah Umroh."

Hadits ini menjadi motivasi besar bagi para jamaah Umroh. Sebelum pergi berziarah ke Masjid Quba, para jamaah sangat dianjurkan untuk mengambil wudhu terlebih dahulu sejak dari kamar hotel masing-masing di Madinah, kemudian pergi ke Masjid Quba dan melaksanakan shalat sunnah minimal dua rakaat di sana untuk mendapatkan keutamaan pahala tersebut.


Perkembangan Arsitektur Masjid Quba

Pada masa awalnya, Masjid Quba dibangun dengan sangat sederhana—berbentuk segi empat dengan tiang dari batang kurma dan atap dari pelepah kurma yang dicampur tanah liat.

Seiring berjalannya waktu, masjid ini mengalami renovasi dan perluasan besar-besaran oleh para khalifah Islam:

  • Khalifah Utsman bin Affan: Melakukan renovasi fisik pertama.
  • Khalifah Umar bin Abdul Aziz: Membangun menara pertama masjid ini.
  • Kerajaan Arab Saudi Modern: Melakukan perluasan besar-besaran sehingga Masjid Quba kini mampu menampung puluhan ribu jamaah sekaligus, dilengkapi dengan kubah-kubah megah, sistem pendingin udara yang sejuk, dan area wudhu yang sangat luas serta bersih.

Panduan Ziarah ke Masjid Quba Bagi Jamaah

  1. Jaga Wudhu dari Hotel: Sesuai dengan petunjuk hadits Nabi SAW, pastikan Anda berwudhu dari kamar hotel sebelum menaiki bus ziarah.
  2. Kunjungi di Pagi Hari: Jadwal ziarah biasanya dilakukan di pagi hari (sekitar pukul 07.00 - 09.00 waktu setempat) saat udara Madinah masih relatif sejuk dan bertepatan dengan waktu shalat Dhuha.
  3. Lakukan Shalat Sunnah: Setibanya di dalam masjid, cari tempat yang nyaman untuk melaksanakan shalat sunnah Tahiyyatul Masjid atau shalat sunnah Dhuha sebanyak dua rakaat atau lebih.
  4. Jaga Kebersihan dan Ketertiban: Karena ramainya jamaah yang berkunjung, antre dengan tertib saat masuk dan keluar area shalat demi kenyamanan bersama.

Mengunjungi Masjid Quba menyadarkan kita akan sejarah awal mula persatuan umat Islam dan kesederhanaan dakwah Rasulullah SAW yang kini telah menyebar luas ke seluruh dunia.

PT Mumtaz Madaniah Utama selalu menjadwalkan kunjungan ziarah ke Masjid Quba dalam setiap paket perjalanan Umroh kami di Madinah. Para pembimbing ibadah kami akan mendampingi Anda dan mengingatkan adab-adab ziarah ini agar Anda bisa membawa pulang pahala ibadah yang maksimal. Hubungi tim kami di Depok dan Bekasi untuk jadwal keberangkatan terdekat!

Logo Mumtaz Madaniah Utama
Mumtaz Madaniah Utama
Tour & Travel

Kantor Operasional

Kantor Pusat

Ikuti Kami

© 2026 Mumtaz Madaniah Utama. Semua hak dilindungi.