Melaksanakan ibadah Umroh merupakan dambaan bagi setiap muslimah. Namun, terdapat beberapa ketentuan khusus dan tata cara yang perlu dipahami oleh jamaah wanita agar ibadah berjalan sesuai petunjuk syariat, aman, serta memberikan kekhusyukan maksimal.
Pembimbing ibadah dari PT Mumtaz Madaniah Utama merangkum panduan lengkap ibadah Umroh bagi wanita, mencakup aspek hukum, perlengkapan, hingga tata cara menghadapi halangan (haid) selama berada di Makkah dan Madinah.
1. Ketentuan Mahram dan Ketentuan Keberangkatan
Salah satu pertanyaan yang sering diajukan jamaah wanita adalah mengenai kewajiban didampingi mahram.
- Ketentuan Regulasi Terbaru: Saat ini, visa Umroh dari Pemerintah Arab Saudi telah memberikan kemudahan bagi wanita untuk melaksanakan Umroh tanpa harus didampingi mahram pria, selama bepergian dalam rombongan yang aman (rufqah ma'munah).
- Pendampingan Rombongan: Mumtaz Madaniah Utama memastikan seluruh jamaah wanita yang berangkat mandiri atau tanpa keluarga pria tetap berada dalam pengawasan tour leader, mutawwifah (pembimbing wanita), dan rombongan jamaah yang aman.
2. Pakaian Ihram Bagi Wanita
Berbeda dengan jamaah pria yang mengenakan dua lembar kain ihram tanpa jahitan, pakaian ihram bagi wanita memiliki fleksibilitas lebih:
- Baju Muslimah Syar'i: Wanita boleh mengenakan pakaian muslimah biasa yang menutup seluruh aurat (kecuali wajah dan kedua telapak tangan), tidak transparan, dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh.
- Warna Pakaian: Tidak ada kewajiban memakai warna putih, namun disarankan memilih warna yang sopan, tidak mencolok, dan nyaman dipakai bergerak.
- Ketentuan Wajah dan Telapak Tangan: Saat berihram, wanita dilarang menutup wajah (menggunakan cadar/niqab) dan dilarang memakai sarung tangan. Jika ingin menutup wajah dari pandangan pria non-mahram, diperbolehkan menjulurkan kain dari atas kepala tanpa mengikatnya secara rapat.
3. Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Umroh Wanita
Rukun ibadah Umroh bagi wanita pada dasarnya sama dengan pria, namun ada beberapa perbedaan teknis saat pelaksanaan:
- Niat Ihram dari Miqat: Melafalkan niat ihram Umroh saat berada di Miqat setelah mandi sunnah ihram dan berwudhu.
- Tawaf: Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. Jamaah wanita disarankan berjalan santai (tidak disunnahkan raml atau lari-lari kecil seperti pria) dan berada di barisan luar atau area yang tidak terlalu berdesakan dengan jamaah pria.
- Sa'i: Berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali. Saat melintasi batas dua lampu hijau, wanita tidak disunnahkan berlari kecil, melainkan tetap berjalan dengan tenang.
- Tahallul (Mencukur Rambut): Setelah Sa'i selesai, jamaah wanita memotong rambut sepanjang ruas jari (sekitar 2 cm) di bagian mana saja dari ujung rambut.
4. Solusi Syariat Jika Mengalami Halangan (Haid) saat Umroh
Menghadapi datang bulan atau haid saat perjalanan Umroh sering kali membuat jamaah wanita cemas. Berikut adalah panduan syariat dan solusi praktisnya:
- Berniat Ihram Tetap Wajib: Jika haid datang sebelum memasuki Miqat, jamaah wanita tetap wajib berniat ihram dari Miqat dan mengenakan pakaian ihram. Niat ihramnya sah, namun ia menunda pelaksanaan Tawaf.
- Amalan yang Boleh Dilakukan saat Haid: Jamaah wanita yang sedang haid tetap bisa memperbanyak dzikir, doa, istighfar, mendengarkan lantunan Al-Qur'an, dan hadir di area luar masjid (atau tempat penginapan).
- Menunggu Suci Sebelum Tawaf: Ibadah Tawaf mensyaratkan kesucian dari hadats besar dan kecil. Jamaah menunggu hingga suci, mandi wajib, lalu melaksanakan Tawaf, Sa'i, dan Tahallul.
- Pengaturan Itinerary: Pembimbing ibadah Mumtaz akan membantu mengarahkan dan menyesuaikan jadwal jamaah yang sedang mengalami halangan agar seluruh rukun Umroh tetap dapat diselesaikan dengan sempurna sebelum jadwal kepulangan.
Tips Tambahan untuk Jamaah Wanita
- Jaga Kesehatan dan Kebugaran: Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki sebelum keberangkatan untuk melatih stamina.
- Konsultasi Medis: Bila diperlukan, jamaah dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan sebelum berangkat mengenai penggunaan penunda haid sesuai saran medis.
- Bawa Perlengkapan Kebersihan Pribadi: Siapkan pembalut, pembersih bebas parfum, serta pelembab kulit untuk cuaca kering di Tanah Suci.
Semoga panduan ini membantu para jamaah wanita dalam mempersiapkan ibadah Umroh yang lancar, sah, dan mabrurah bersama PT Mumtaz Madaniah Utama.

