Lewati ke konten utama
Kembali ke Artikel

Rekomendasi Kuliner Halal & Tempat Makan Favorit Jamaah di Makkah dan Madinah

Kuliner7 September 2026Diposting oleh Tim Mumtaz
Sajian kuliner halal khas Timur Tengah dan restoran favorit jamaah umroh di Makkah Madinah

Menjalani ibadah umroh di Tanah Suci tentu membutuhkan stamina yang prima. Meskipun sebagian besar paket umroh bersama Mumtaz Madaniah Utama telah menyediakan konsumsi harian penuh (full board) bercita rasa khas nusantara di hotel, menjelajahi ragam kuliner lokal khas Arab Saudi tetap menjadi pengalaman berharga yang sayang untuk dilewatkan.

Bagi Anda yang ingin mencicipi hidangan autentik atau mencari camilan lezat selepas ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, berikut panduan dan rekomendasi kuliner halal favorit jamaah Indonesia.


1. Fenomena Ayam Goreng Crispy Albaik

Tidak lengkap rasanya berbicara tentang kuliner Tanah Suci tanpa menyebut Albaik. Jaringan makanan cepat saji paling legendaris di Arab Saudi ini terkenal dengan bumbu rempah khas yang meresap sempurna hingga ke serat daging terdalam serta cocolan saus bawang putih (garlic sauce) yang khas.

  • Menu Favorit: Chicken Meal (4 potong ayam renyah, kentang goreng, roti bun, dan saus bawang putih) serta Chicken Fillet Nugget.
  • Lokasi di Makkah: Tersedia di Food Court Abraj Al Bait (Zamzam Tower lantai P3/P4), Jabal Omar Mall, dan kawasan Aziziyah.
  • Lokasi di Madinah: Terletak strategis di pelataran barat Masjid Nabawi (dekat pintu gerbang utama).
  • Tips Antrean: Gerai Albaik hampir selalu ramai pembeli. Datanglah di sela waktu antara shalat Dhuha (pukul 09.00–10.30 pagi) atau pesan melalui aplikasi delivery lokal untuk menghindari antrean panjang.

2. Nasi Mandi, Kabsah, dan Bukhari: Surganya Pecinta Daging Kambing

Nasi olahan beras basmati berbutir panjang yang dimasak bersama rempah kapulaga, cengkeh, kayu manis, dan saffron merupakan makanan pokok yang sangat digemari:

  • Nasi Mandi: Daging kambing (laham) atau ayam (dajaj) dimasak perlahan di dalam tungku tanah liat bawah tanah, menghasilkan tekstur daging yang empuk luar biasa hingga terlepas dari tulangnya.
  • Nasi Bukhari & Kabsah: Kaya akan tumisan tomat, wortel serut, dan kismis manis yang gurih berempah.
  • Porsi Melimpah: Porsi satu piring nasi khas Arab biasanya cukup besar untuk dinikmati bersama 2 hingga 3 orang.

3. Pilihan Restoran Masakan Indonesia di Sekitar Masjid Suci

Bagi jamaah lanjut usia atau yang rindu dengan cita rasa sambal terasi, bakso, dan sayur lodeh, Anda tidak perlu khawatir:

  • Makkah: Area food court di Zamzam Tower lantai 3 dan 4 memiliki deretan gerai masakan nusantara, seperti Restoran D'selera dan gerai Bakso Mang Oki.
  • Madinah: Di pertokoan lantai dasar hotel-hotel sektor Markaziyah (khususnya sisi utara dan barat Nabawi), banyak tersedia warung makan Indonesia yang menyajikan tempe orek, ayam bakar kecap, hingga soto ayam hangat.

4. Camilan Segar: Jus Buah Asli & Teh Adani

Setelah beraktivitas fisik di tengah cuaca Tanah Suci, segarkan diri dengan minuman khas:

  • Jus Buah Segar (Aseer): Kedai jus buah di sekitar hotel menyajikan jus delima (rumman), mangga, jeruk, dan alpukat murni tanpa tambahan gula berlebih.
  • Teh Adani (Shai Adani): Teh hitam pekat yang diseduh bersama susu evaporasi, kapulaga, dan jahe hangat, sangat cocok dinikmati saat pagi hari atau musim dingin di Madinah.

Komitmen Pelayanan Mumtaz

Bersama Mumtaz Madaniah Utama, kenyamanan asupan gizi jamaah selalu menjadi prioritas utama. Menu katering hotel kami dirancang higienis, bervariasi, dan ramah bagi lidah jamaah Indonesia, sehingga ibadah Anda senantiasa didukung oleh tubuh yang sehat dan bugar.