Bagi sebagian besar jamaah Umroh asal Indonesia, ziarah di Tanah Suci biasanya identik dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di sekitar Makkah dan Madinah. Namun, tahukah Anda bahwa ada satu kota pegunungan yang sangat indah, sejuk, dan menyimpan sejarah dakwah yang luar biasa di dekat Makkah? Kota tersebut adalah Taif.
Terletak sekitar 120 kilometer di tenggara Kota Makkah, Taif berada di dataran tinggi Pegunungan Asir dengan ketinggian sekitar 1.879 meter di atas permukaan laut. Berbeda dengan Makkah yang bersuhu panas, Taif menawarkan udara pegunungan yang sangat sejuk, perkebunan mawar yang wangi, serta pemandangan alam yang menakjubkan.
Berikut adalah panduan lengkap ziarah ke Kota Taif dari Tim Mumtaz untuk memperkaya pengalaman spiritual perjalanan ibadah Anda.
Sejarah Dakwah Rasulullah SAW di Kota Taif
Taif bukan sekadar destinasi wisata berhawa sejuk. Bagi umat Islam, kota ini memiliki kedudukan emosional yang sangat mendalam karena menjadi saksi salah satu ujian terberat dalam dakwah Rasulullah SAW.
Pada tahun ke-10 kenabian (yang dikenal sebagai Aamul Huzni atau Tahun Kesedihan setelah wafatnya Khadijah RA dan Abu Thalib), Rasulullah SAW pergi ke Taif untuk mencari perlindungan dan dukungan dakwah dari kabilah Tsaqif. Namun, alih-alih menyambut dengan baik, para pemuka dan penduduk Taif menolak beliau dengan kejam. Mereka melempari Rasulullah SAW dengan batu hingga kaki beliau terluka dan berdarah.
Di tengah kepedihan fisik dan batin tersebut, Malaikat Jibril dan Malaikat Penjaga Gunung datang menemui Nabi Muhammad SAW dan menawarkan diri untuk menghimpit penduduk Taif dengan dua gunung di sekitarnya. Namun, dengan keluhuran akhlak yang tiada tanding, Rasulullah SAW menolak tawaran tersebut dan justru berdoa:
"Bahkan, aku berharap Allah mengeluarkan dari tulang sulbi mereka keturunan yang menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun." (HR. Bukhari dan Muslim).
Doa mulia ini dikabulkan oleh Allah SWT. Beberapa tahun kemudian, seluruh penduduk Taif masuk Islam dan melahirkan tokoh-tokoh hebat pembela agama Islam. Ziarah ke kota ini mengingatkan kita akan kesabaran tanpa batas dan kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya.
Destinasi Populer yang Wajib Dikunjungi di Taif
Saat berziarah ke Taif bersama Mumtaz Madaniah Utama, ada beberapa destinasi bersejarah dan tempat wisata alam menarik yang akan kita kunjungi:
1. Masjid Addas (Kebun Anggur Bersejarah)
Masjid kecil ini dibangun di lokasi bekas kebun anggur tempat Rasulullah SAW beristirahat setelah diusir oleh penduduk Taif. Di tempat ini, seorang budak Nasrani bernama Addas merawat luka Rasulullah dan menyuguhkan buah anggur. Sebelum makan, Rasulullah mengucapkan "Bismillah", yang membuat Addas terkejut dan akhirnya menyatakan masuk Islam.
2. Perkebunan & Pabrik Mawar Taif (Taif Rose)
Taif sangat terkenal sebagai penghasil minyak mawar terbaik di dunia. Kota ini memiliki ribuan kebun mawar merah muda (Wardh Taifi) yang mekar setiap musim semi. Jamaah bisa mengunjungi tempat penyulingan mawar tradisional untuk melihat langsung proses pembuatan air mawar (rose water) dan parfum mawar yang harumnya juga digunakan untuk mengharumkan dinding Ka'bah.
3. Kereta Gantung Al Hada (Teleferik)
Untuk menikmati keindahan pegunungan Taif dari ketinggian, menaiki kereta gantung Al Hada adalah pilihan terbaik. Jalur kereta gantung ini menghubungkan wilayah puncak Al Hada dengan lembah di bawahnya, menawarkan pemandangan jalan meliuk-liuk yang spektakuler di lereng gunung batu yang megah.
4. Istana Shubra (Shubra Palace)
Istana bersejarah bergaya arsitektur gabungan Romawi dan Hijaz ini dibangun pada awal abad ke-20. Dahulu, istana ini digunakan sebagai tempat peristirahatan musim panas oleh Raja Abdulaziz dan Raja Faisal. Kini, istana megah ini berfungsi sebagai museum yang menampilkan peninggalan bersejarah Kota Taif.
Kuliner Khas Taif yang Wajib Dicoba
Setelah lelah berkeliling, menyantap makanan hangat di tengah udara sejuk Taif adalah pengalaman yang sangat nikmat. Jangan lewatkan kuliner khas berikut:
- Nasi Saleeg: Makanan khas Taif berupa nasi yang dimasak dengan kaldu ayam atau kambing dan susu, menghasilkan tekstur lembut mirip bubur gurih namun sangat kaya rasa. Hidangan ini biasanya disajikan hangat dengan potongan daging ayam atau kambing panggang di atasnya.
- Buah-buahan Segar Pegunungan: Karena tanahnya yang subur, Taif terkenal sebagai penghasil buah delima (romman), buah tin (ara), anggur, dan persik (peach) yang sangat manis dan segar. Anda bisa membelinya langsung dari para petani lokal di sepanjang jalan pegunungan.
Tips Praktis Ziarah ke Kota Taif
- Bawa Pakaian Hangat / Jaket: Karena letaknya di pegunungan, suhu udara di Taif bisa turun drastis, terutama pada sore dan malam hari atau saat musim dingin. Pastikan membawa jaket atau syal untuk anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia.
- Siapkan Kamera / Handphone: Pemandangan alam sepanjang jalan naik ke Al Hada sangat indah dengan tebing-tebing batu yang dramatis. Jangan lewatkan momen mengambil foto keluarga terbaik berlatar pegunungan.
- Gunakan Alas Kaki yang Nyaman: Beberapa lokasi bersejarah seperti Masjid Addas memiliki kontur jalan berbatu dan menanjak ringan. Gunakan sepatu atau sandal yang nyaman agar tidak mudah lelah.
Menyertakan kunjungan ke Kota Taif dalam rencana ibadah Umroh Anda akan memberikan keseimbangan yang indah antara perjalanan napak tilas sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW dan penyegaran fisik di tengah keindahan alam ciptaan Allah SWT.
Ingin merasakan pengalaman ziarah ke Taif yang terorganisir dengan nyaman, menggunakan bus premium ber-AC, dan dipandu oleh Muthawwif yang memahami sirah nabawiyah secara mendalam? PT Mumtaz Madaniah Utama menyediakan paket Umroh Plus Taif dengan pelayanan terbaik demi kenyamanan ibadah keluarga Anda. Hubungi customer service kami sekarang untuk informasi keberangkatan dan detail promo paket menarik lainnya!


