Bagi para jamaah yang melaksanakan ibadah Umroh, mengambil miqat (tempat memulai niat ihram) adalah rukun wajib yang menentukan keabsahan ibadah. Bagi jamaah yang mendarat di Madinah, miqat pertama mereka biasanya adalah di Bir Ali (Dzulhulaifah). Namun, bagi jamaah yang sudah berada di Kota Makkah dan ingin melaksanakan ibadah Umroh sunnah tambahan, mereka harus pergi ke tanah halal terdekat di luar batas haram Makkah.
Salah satu tempat miqat yang sangat populer dan bernilai sejarah tinggi adalah Hudaibiyah. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai batas tanah halal, tetapi juga menjadi saksi sejarah diplomatik terpenting dalam sejarah Islam.
Berikut adalah ulasan sejarah dan panduan praktis melakukan miqat di Hudaibiyah dari Mumtaz Madaniah Utama.
Sejarah Penting Hudaibiyah dalam Islam
Hudaibiyah terletak sekitar 22 kilometer di sebelah barat laut Masjidil Haram, di jalan yang menghubungkan Makkah menuju Jeddah. Pada tahun ke-6 Hijriah, tempat ini menjadi lokasi terjadinya Perjanjian Hudaibiyah (Shulh Al-Hudaibiyah) antara Rasulullah SAW beserta para sahabat dengan kaum kafir Quraisy Makkah.
Awalnya, Rasulullah SAW memimpin sekitar 1.400 sahabat untuk pergi ke Makkah guna melaksanakan Umroh. Namun, mereka diadang oleh pasukan Quraisy di Hudaibiyah. Di tempat ini pula terjadi peristiwa Bai''atur Ridhwan, di mana para sahabat berjanji setia di bawah pohon untuk membela Rasulullah SAW sampai titik darah penghabisan setelah mendengar rumor pembunuhan Utsman bin Affan yang saat itu diutus berdiplomasi ke Makkah.
Melihat solidnya umat Islam, kaum Quraisy akhirnya bersedia bernegosiasi dan menyepakati perjanjian damai 10 tahun. Meskipun poin-poin perjanjian awalnya tampak merugikan umat Islam, keputusan diplomatik Rasulullah SAW ini terbukti menjadi pembuka jalan bagi tersebarnya Islam secara luas di Jazirah Arab, yang puncaknya berujung pada peristiwa pembebasan Kota Makkah (Fathu Makkah) tanpa pertumpahan darah dua tahun kemudian.
Kondisi Hudaibiyah Saat Ini
Saat mengunjungi Hudaibiyah, Anda dapat menemukan:
- Masjid Hudaibiyah Baru: Masjid modern yang bersih dan luas yang digunakan oleh para jamaah untuk shalat sunnah ihram, berganti pakaian ihram, dan melafalkan niat umroh.
- Puing Reruntuhan Masjid Kuno: Di sebelah masjid baru, terdapat sisa-sisa dinding batu bata kuno yang diyakini sebagai lokasi masjid awal yang dibangun untuk menandai tempat bersejarah tersebut.
- Museum Perjalanan Sirah Nabi: Pemerintah Arab Saudi juga mengembangkan pusat edukasi dan pameran informasi sejarah di sekitar area ini untuk memberikan wawasan tambahan bagi para peziarah.
Tata Cara Mengambil Miqat di Hudaibiyah
Jika program ziarah travel Anda menjadwalkan kunjungan ke Hudaibiyah dan Anda berniat melaksanakan ibadah Umroh sunnah ke-2 atau ke-3:
- Persiapan di Hotel: Sebelum berangkat ke Hudaibiyah, lakukan sunnah-sunnah ihram di hotel, seperti mandi janabah, mencukur bulu halus, memotong kuku, dan mengenakan wewangian di tubuh (bukan di kain ihram). Bagi jamaah pria, Anda bisa mengenakan kain ihram langsung dari hotel agar lebih praktis.
- Perjalanan ke Hudaibiyah: Bus ziarah akan membawa Anda keluar dari batas tanah haram menuju Hudaibiyah.
- Tiba di Masjid Hudaibiyah:
- Lakukan shalat sunnah mutlak atau shalat sunnah ihram sebanyak 2 rakaat di dalam masjid.
- Bagi jamaah yang belum mengenakan kain ihram, gantilah pakaian Anda di toilet/tempat mandi yang disediakan.
- Melafalkan Niat Ihram: Begitu Anda naik kembali ke bus dan bus mulai berjalan menuju arah Makkah (memasuki kembali batas tanah haram), ucapkan niat umroh: "Labbaikallahumma Umratan" (Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumroh).
- Menjaga Larangan Ihram: Sejak niat diucapkan, berlakulah seluruh larangan ihram (seperti tidak boleh memakai penutup kepala bagi pria, memakai wewangian, memotong rambut, dll) hingga Anda menyelesaikan tawaf, sa'i, dan bertahallul di Masjidil Haram.
Ziarah ke Hudaibiyah memberikan perpaduan indah antara pelaksanaan ibadah umroh sunnah dan napak tilas sejarah diplomasi politik Islam yang cerdas dari Rasulullah SAW.
Pastikan ziarah sejarah Anda di tanah suci didampingi oleh pembimbing yang memahami sirah nabawiyah dengan fasih. Mumtaz Madaniah Utama berkomitmen memberikan pelayanan umroh yang bernilai edukasi tinggi dengan bimbingan mutawwif ahli. Hubungi kami untuk berkonsultasi mengenai rencana keberangkatan Umroh Anda.

