Kota Madinah tidak hanya dikenal dengan Masjid Nabawi yang mulia, tetapi juga sebagai salah satu penghasil kurma terbaik di dunia. Membawa pulang kurma sebagai oleh-oleh bagi keluarga dan kerabat di tanah air seakan menjadi tradisi yang wajib dilakukan oleh para jamaah Umroh dan Haji.
Namun, melimpahnya jenis dan pilihan kurma di pasar Madinah sering kali membuat jamaah bingung. Agar Anda mendapatkan kurma dengan kualitas terbaik dan harga yang rasional, berikut beberapa tips praktis memilih oleh-oleh kurma dari Mumtaz Madaniah Utama.
1. Kenali Jenis-Jenis Kurma Populer
Sebelum membeli, penting untuk mengetahui jenis kurma yang paling diminati beserta karakteristiknya:
- Kurma Ajwa (Kurma Nabi): Berwarna hitam pekat dengan tekstur kulit berkerut halus. Rasanya tidak terlalu manis (sedang) dengan daging buah yang tebal dan lembut. Kurma ini memiliki nilai spiritual tinggi karena disebutkan secara khusus dalam hadits Rasulullah SAW mengenai khasiatnya menangkal racun dan sihir.
- Kurma Sukari (Kurma Raja): Berwarna cokelat muda keemasan dengan bentuk bulat dan ukuran sedang hingga besar. Teksturnya sangat lembut, basah (juicy), dan rasanya manis legit mirip karamel. Sangat disukai oleh masyarakat Indonesia.
- Kurma Khalas: Memiliki warna cokelat kemerahan yang khas dengan rasa manis sedang dan tekstur yang lengket namun lembut. Harganya relatif lebih terjangkau, menjadikannya pilihan tepat jika Anda ingin membagikannya dalam jumlah banyak.
- Kurma Medjool: Ukurannya sangat besar dengan daging yang tebal dan biji yang relatif kecil. Rasanya manis dan legit dengan kelembapan sedang.
2. Perhatikan Tampilan Fisik Kurma
Kurma yang baik dan segar dapat dikenali dari penampilan fisiknya:
- Hindari Kurma yang Terlalu Lengket: Kurma alami memiliki rasa manis dari dalam. Jika kulit luarnya terasa sangat lengket seperti dilapisi cairan gula atau madu tambahan, ada kemungkinan kurma tersebut diberi pemanis buatan agar tampak mengkilap dan manis.
- Cek Kebersihan dan Kondisi Kulit: Pilih kurma yang kulitnya masih utuh, bersih dari pasir atau debu berlebih, serta tidak ada tanda-tanda jamur atau lubang kecil (yang menandakan adanya serangga/ulat di dalamnya).
- Sentuh Teksturnya: Tekan sedikit daging kurma. Kurma yang berkualitas baik terasa empuk dan kenyal, bukan keras kering seperti kayu atau justru terlalu lembek berair (kecuali untuk kurma jenis basah seperti Sukari Rutob).
3. Belanjalah di Tempat yang Tepat
Tempat Anda membeli sangat menentukan harga dan kualitas kurma:
- Pasar Kurma Madinah (Souq Al-Tumour): Terletak tidak jauh dari Masjid Nabawi. Tempat ini merupakan pusat perdagangan kurma terbesar di Madinah di mana Anda bisa menemukan ratusan lapak penjual kurma segar. Kelebihannya adalah pilihan yang sangat lengkap dan harga yang bisa ditawar jika membeli dalam jumlah banyak (grosir).
- Kebun Kurma Madinah: Beberapa program ziarah travel menyertakan kunjungan ke kebun kurma. Membeli langsung di kebun memberikan pengalaman menarik, namun pastikan untuk tetap membandingkan harga karena terkadang harganya sedikit lebih tinggi dibanding pasar grosir.
4. Jangan Ragu untuk Mencicipi Terlebih Dahulu
Penjual kurma di Madinah umumnya sangat ramah dan dengan senang hati menawarkan jamaah untuk mencicipi kurma dagangan mereka. Gunakan kesempatan ini untuk memastikan rasa dan kualitas teksturnya sesuai dengan selera Anda sebelum memutuskan untuk membeli dalam jumlah besar. Ingat untuk tetap menjaga adab kesopanan saat mencicipi.
Membawa pulang buah tangan terbaik dari tanah suci tentu akan menambah kebahagiaan keluarga di rumah. Jika Anda merencanakan perjalanan ibadah dengan kenyamanan dan bimbingan ziarah yang terpercaya, percayakan perjalanan Umroh Anda bersama Mumtaz Madaniah Utama. Hubungi customer service kami untuk informasi paket Umroh terbaik tahun ini.
