Lewati ke konten utama
Kembali ke Artikel

Panduan Mengunjungi Museum Wahyu dan Museum As-Salam di Makkah & Madinah

Ziarah Sejarah4 September 2026Diposting oleh Tim Mumtaz
Wisata edukasi dan sejarah Islam di Museum Wahyu Hira Cultural District Makkah

Selain beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, ziarah sejarah kini semakin menarik berkat hadirnya museum-museum bertaraf internasional di Arab Saudi. Tempat-tempat ini memadukan nilai historis Islam dengan teknologi kurasi visual interaktif, proyektor 3D, dan audio visual multi-bahasa.

Dua destinasi yang paling diminati jamaah keluarga dan lansia saat ini adalah Museum Wahyu (Revelation Exhibition) di Makkah dan Museum As-Salam (Sirah Nabawiyah) di Madinah.


1. Museum Wahyu (Revelation Exhibition) - Hira Cultural District Makkah

Museum Wahyu berlokasi di kawasan Hira Cultural District, persis di kaki bukit Jabal Nur, tempat Rasulullah SAW menerima wahyu pertama (Surah Al-'Alaq 1-5).

  • Alternatif Nyaman Pengganti Mendaki: Mendaki puncak Jabal Nur membutuhkan tenaga fisik ekstra dan jalan menanjak terjal selama 1,5 hingga 2 jam yang tidak ramah bagi lansia. Hira Cultural District menjadi alternatif sempurna untuk memahami sejarah turunnya wahyu dalam ruang pameran ber-AC yang nyaman dan representatif.
  • Pameran Interaktif: Pengunjung diajak menelusuri kisah dakwah para nabi terdahulu hingga detik-detik peristiwa Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW di Gua Hira melalui diorama presisi dan tayangan sinematik bermutu tinggi.
  • Fasilitas: Tersedia kafe, area oleh-oleh suvenir, musholla luas, dan jalur kursi roda (wheelchair-friendly).

2. Museum Sirah Nabawiyah & Peradaban Islam - Madinah

Berada tepat di pelataran selatan Masjid Nabawi, The International Fair and Museum of the Prophet's Biography and Islamic Civilization (sering disebut Museum Sirah / As-Salam) menyajikan sejarah kehidupan Rasulullah SAW secara sangat terperinci.

  • Replika Rumah Nabi SAW: Menggunakan teknologi augmented reality (AR) dan miniatur arsitektur presisi yang menggambarkan bentuk rumah Nabi SAW dan para sahabat di masa awal hijrah.
  • Peta Rute Hijrah 3D: Menampilkan rute geografis perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah secara interaktif.
  • Pemandu Multi-Bahasa: Museum ini menyediakan pemandu atau perangkat audio berlisensi dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Tips Berkunjung bagi Jamaah Umroh

  1. Waktu Terbaik: Kunjungi museum di sela waktu antara Ba'da Ashar hingga menjelang Maghrib, atau malam hari setelah shalat Isya.
  2. Tiket Masuk: Sebagian besar program wisata ziarah bersama travel sudah memasukkan reservasi tiket ke dalam jadwal perjalanan, sehingga Anda tidak perlu mengantre mandiri di loket.
  3. Pakaian yang Sopan: Meskipun berkonsep galeri modern, kenakan pakaian tertutup dan sopan layaknya beraktivitas di sekitar Masjid Suci.

Memperkaya perjalanan umroh dengan wawasan sejarah Islam yang shahih akan menjadikan ibadah Anda kian berkesan. Mumtaz Madaniah Utama senantiasa menghadirkan itinerary ziarah edukatif yang nyaman dan ramah bagi seluruh anggota keluarga.