Melaksanakan ibadah Umroh berarti Anda akan meninggalkan tanah air, pekerjaan, dan rutinitas harian selama kurang lebih 9 hingga 12 hari. Bagi sebagian orang, terutama yang pertama kali bepergian ke luar negeri atau harus meninggalkan anak kecil dan keluarga dekat, rasa rindu rumah (homesick) bisa saja muncul di tengah-tengah perjalanan ibadah.
Meskipun teknologi saat ini sangat memudahkan kita untuk terhubung, komunikasi yang berlebihan justru dapat mendistraksi kekhusyukan ibadah Anda di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi. Berikut adalah beberapa tips dari Mumtaz Madaniah Utama untuk mengelola rasa rindu dan berkomunikasi secara bijak selama di Tanah Suci.
1. Batasi Waktu Komunikasi (Buat Jadwal Khusus)
Komunikasi dengan keluarga memang penting untuk memberikan kabar keselamatan, tetapi jangan sampai Anda menghabiskan waktu luang di masjid hanya untuk bertukar pesan atau melakukan panggilan video (video call).
- Pilihlah waktu senggang: Waktu terbaik untuk menghubungi keluarga adalah setelah selesai shalat isya hingga sebelum tidur, atau saat waktu istirahat di hotel. Hindari memegang ponsel saat Anda berada di dalam masjid, terutama saat menunggu waktu shalat atau saat sedang melakukan rangkaian ibadah utama seperti tawaf dan sa'i.
- Fokus pada kualitas, bukan kuantitas: Alih-alih melakukan panggilan berkali-kali dalam sehari, cukup lakukan satu kali panggilan singkat yang berkualitas untuk mengabarkan kondisi kesehatan Anda.
2. Gunakan Paket Internet yang Tepat
Agar komunikasi berjalan lancar tanpa kendala teknis yang membuat Anda cemas, persiapkan akses internet dengan matang sebelum berangkat dari Indonesia.
- Roaming Internasional: Mengaktifkan paket roaming khusus umroh dari operator seluler Indonesia (seperti Telkomsel, XL, atau Indosat) adalah pilihan paling praktis karena Anda tidak perlu mengganti kartu SIM fisik.
- Kartu SIM Lokal Arab Saudi: Jika ingin kuota yang lebih besar dengan harga relatif murah, Anda bisa membeli kartu SIM lokal (seperti STC, Mobily, atau Zain) saat tiba di bandara Jeddah atau Madinah.
- Wi-Fi Hotel: Manfaatkan Wi-Fi gratis yang disediakan oleh hotel tempat Anda menginap untuk menghemat penggunaan kuota internet seluler Anda.
3. Hindari Membawa Masalah Rumah Tangga atau Pekerjaan
Tujuan Anda ke Tanah Suci adalah untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Oleh karena itu, saat berkomunikasi dengan keluarga atau rekan kerja di rumah:
- Mintalah mereka untuk tidak menceritakan masalah-masalah kecil atau urusan pekerjaan yang tidak mendesak yang sekiranya dapat mengganggu pikiran Anda.
- Delegasikan semua pekerjaan kantor atau urusan bisnis secara penuh kepada rekan kerja tepercaya sebelum Anda terbang ke Arab Saudi.
- Fokuskan pikiran Anda pada doa-doa yang ingin dipanjatkan, bukan pada beban pikiran di tanah air.
4. Alihkan Rasa Rindu Menjadi Doa
Jika rasa rindu kepada anak, pasangan, atau orang tua terasa sangat kuat hingga membuat Anda sedih, alihkan perasaan tersebut menjadi energi spiritual positif.
- Bawa nama-nama mereka dalam setiap untaian doa Anda di tempat-tempat mustajab, seperti di depan Ka'bah, di dekat Multazam, atau di bawah kubah Masjid Nabawi.
- Ingatlah bahwa perpisahan sementara ini adalah bagian dari pengorbanan Anda untuk memenuhi panggilan Allah. Doa tulus dari seorang musafir yang sedang beribadah sangat berpeluang besar untuk dikabulkan.
5. Jalin Keakraban dengan Teman Satu Rombongan
Salah satu obat mujarab untuk mengatasi homesick adalah dengan bersosialisasi. Rombongan umroh Anda adalah keluarga baru Anda selama di perjalanan.
- Jangan mengurung diri di dalam kamar hotel saat waktu senggang.
- Mengobrollah dengan teman sekamar atau sesama jamaah saat makan bersama di restoran hotel atau selama perjalanan di dalam bus. Saling berbagi cerita dan pengalaman spiritual akan mempererat ukhuwah dan membantu mengurangi rasa jenuh atau sepi.
Kesimpulan
Rasa rindu rumah adalah hal yang manusiawi. Namun, dengan pengelolaan waktu komunikasi yang bijak dan fokus mental yang diarahkan penuh untuk ibadah, rasa rindu tersebut tidak akan mengurangi kekhusyukan Anda. Manfaatkan waktu yang singkat ini dengan sebaik-baiknya sebelum Anda kembali berkumpul dengan keluarga tercinta di tanah air.


