Saat mempersiapkan koper untuk keberangkatan ibadah Umroh, jamaah umumnya fokus pada barang-barang besar seperti pakaian ihram, gamis, buku panduan doa, dan paspor. Namun, ada banyak barang berukuran kecil tetapi sangat penting (krusial) yang sering luput dari perhatian dan akhirnya terlupa.
Meskipun beberapa barang bisa dibeli di toko-toko sekitar hotel di Makkah atau Madinah, membelinya di sana bisa menghabiskan waktu ibadah Anda atau harganya menjadi jauh lebih mahal. Berikut adalah daftar barang bawaan darurat yang sering terlupa dirangkum oleh Mumtaz Madaniah Utama.
1. Gunting Lipat Kecil (Untuk Tahallul)
Tahallul adalah rukun penutup ibadah Umroh yang ditandai dengan memotong minimal 3 helai rambut. Banyak jamaah yang bingung mencari gunting saat berada di Bukit Marwah setelah menyelesaikan Sa'i. Membawa gunting lipat kecil di dalam tas paspor Anda (masukkan koper bagasi saat penerbangan, jangan bawa di tas kabin karena akan disita petugas bandara) akan sangat memudahkan proses tahallul Anda dan anggota rombongan lainnya tanpa perlu antre meminjam.
2. Colokan/Adapter Listrik Internasional (Tipe G)
Stopkontak di hotel-hotel Arab Saudi umumnya menggunakan colokan tipe G (kaki tiga berbentuk persegi, standar Inggris). Colokan di Indonesia menggunakan tipe C atau F (kaki dua bulat). Pastikan Anda membawa minimal satu adapter colokan kaki tiga agar ponsel, kamera, atau power bank Anda tetap bisa diisi daya dengan lancar.
3. Kantong/Tas Serut Sandal
Ketika memasuki Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, Anda wajib melepaskan sandal. Jangan pernah menaruh sandal di rak luar jika Anda masuk melalui pintu yang berbeda saat keluar, karena kemungkinan besar Anda akan kehilangan sandal tersebut. Bawalah tas serut kecil untuk menyimpan sandal dan membawanya masuk ke dalam masjid. Ini mencegah kehilangan sandal dan melindungi kaki Anda dari panasnya lantai ubin luar pelataran di siang hari.
4. Lip Balm dan Vaseline Petroleum Jelly
Kelembapan udara yang sangat rendah di Arab Saudi dikombinasikan dengan cuaca terik dapat memicu kulit kering bersisik, bibir pecah-pecah hingga berdarah, serta lecet di selangkangan akibat gesekan pakaian ihram bagi pria. Mengoleskan Vaseline Petroleum Jelly pada area lipatan kulit sebelum melakukan thawaf/sa'i sangat efektif mencegah lecet yang menyakitkan.
5. Obat-Obatan Pribadi Khusus
Meskipun tim medis rombongan membawa obat standar (seperti parasetamol atau obat batuk), bawalah obat-obatan pribadi yang sangat spesifik untuk penyakit bawaan Anda (misalnya inhaler asma, obat darah tinggi, obat asam urat, atau plester luka). Sediakan juga obat tetes mata karena udara berdebu dan kering sering membuat mata jamaah pedih.
6. Botol Semprotan Air Kecil
Bawalah botol semprot (spray) kosong berukuran kecil. Botol ini bisa Anda isi dengan air Zamzam di dalam masjid untuk disemprotkan ke wajah Anda saat melakukan aktivitas di luar ruangan di tengah terik matahari. Ini sangat menyegarkan dan membantu mencegah dehidrasi kulit wajah serta serangan panas (heat stroke).


